Strategi Komunikasi Bisnis dalam Layanan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition pada Kereta Api Pariwisata
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi bisnis sebagai mekanisme koordinasi dalam layanan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) Kerea Api Pariwisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi yang melibatkan unsur manajemen dan pelaksana Tour & MICE, pelanggan korporasi, serta mitra bisnis. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi bisnis dalam layanan MICE berfungsi sebagai mekanisme koordinasi yang menghubungkan tujuan organisasi, penyelarasan informasi, dan pelaksanaan tindakan antaraktor. Mekanisme tersebut berlangsung melalui tiga proses utama, yaitu koordinasi internal lintas fungsi, koordinasi eksternal dengan pelanggan dan mitra, serta pemanfaatan umpan balik sebagai dasar evaluasi dan penyesuaian layanan. Komunikasi tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga memungkinkan berbagai pihak memahami kebutuhan, menyepakati tindakan, menyesuaikan pelaksanaan, dan menjaga kesinambungan proses layanan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi bisnis dalam layanan MICE dapat dipahami sebagai mekanisme integratif yang menghubungkan informasi, aktor, dan tindakan dalam menghadapi karakter layanan yang melibatkan berbagai fungsi dan pemangku kepentingan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Neill, M. S., & Jiang, H. (2017). Functional silos, integration & encroachment in internal communication. Public Relations Review, 43(4), 850–862. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2017.06.009
Okhuysen, G. A., & Bechky, B. A. (2009). Coordination in organizations: An integrative perspective. Academy of Management Annals, 3(1), 463–502. https://doi.org/10.5465/19416520903047533
Orthodoxou, D. L., Loizidou, X. I., Gavriel, A., Hadjiprocopiou, S., Petsa, D., & Demetriou, K. (2022). Sustainable business events: The perceptions of service providers, attendees, and stakeholders in decision-making positions. Journal of Convention & Event Tourism, 23(2), 154–178. https://doi.org/10.1080/15470148.2021.1964666
Priyanto, W. A., Kurniawan, A., Riady, I., & Pratama, M. (2025). Optimizing the synergy between hotel and event organizer to enhance Palembang City's appeal as a MICE and event destination. Barista: Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata, 12(1), 58–64. https://doi.org/10.34013/barista.v12i01.2254
Srikanth, K., & Puranam, P. (2011). Integrating distributed work: Comparing task design, communication, and tacit coordination mechanisms. Strategic Management Journal, 32(8), 849–875. https://doi.org/10.1002/smj.908
Todd, L., Leask, A., & Ensor, J. (2017). Understanding primary stakeholders' multiple roles in hallmark event tourism management. Tourism Management, 59, 494–509. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2016.09.010
Yamaguchi, S., Oshimi, D., & Derom, I. (2024). How do event organizers and stakeholders collaborate to achieve the event’s strategic objectives? Leveraging the Tour de Okinawa. Journal of Convention & Event Tourism, 25(3), 187–211. https://doi.org/10.1080/15470148.2024.2315938
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Zackrison, E. J., Seibold, D. R., & Rice, R. E. (2015). Organizational coordination and communication: A critical review and integrative model. Annals of the International Communication Association, 39(1), 195–233. https://doi.org/10.1080/23808985.2015.11679176